ada 5 jenis bahan kimia berbahaya

ada 5 jenis bahan kimia berbahaya yang perlu Anda waspadai ketika memilih sebuah produk shampo, yaitu:

Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

SLSmerupakan jenis bahan kimia deterjen dan surfaktan yang umum 99% dijumpai pada produk shampo, krim cukur, pasta gigi, dan produk pencuci lain. Alasannya, karena bahan ini bisa diperoleh dengan murah dan mudah.

Namun, bahaya dari pemakaian bahan kimia ini sangat berbahaya. American College of Toxycology menemukan bahwa SLS bisa dengan mudah diserap dan menempel di kulit dan masuk dalam sistem sirkulasi tubuh setidaknya selama 5 hari.

Selanjutnya, residu dari bahan kimia ini mengendap di beberapa beberapa organ tubuh seperti otak, paru-paru, hati, serta jantung. Di samping itu, bahan kimia SLS juga bisa membuat kulit menjadi kering dan memicu kerontokan rambut.

Sodium Laureth Sulfate (SLES)

SLES memiliki dampak yang hampir mirip dengan SLS. Keduanya sama-sama bisa menimbulkan iritasi pada kulit dan mata. Hanya saja, ada isu yang lebih berbahaya ketika ada bahan kimia jenis ini yang masuk ke dalam tubuh. SLES biasa dibarengi dengan kontaminasi 1,4-dioaxane yang dikenal sebagai produk sampingan dari ethylaton oxide. Bahan kimia ini dikenal sebagai zat karsinogen yang sering diasosiasikan dengan fenomena kerusakan pada ginjal,kedua bahan ini (SLS,SLES) masih dalam perdebatan dalam konteks penggunaan untuk manusia sedangkan untuk hewan hal ini sudah menjadi hal mutlak bersifat intolerant.

Paraben

Paraben merupakan jenis bahan kimia yang dipakai sebagai pengawet pada produk shampo serta perawatan kulit. Dengan bahan ini, produk shampo serta kosmetik yang ada di pasaran bisa dijual dengan daya tahan yang lama. Ditambah lagi, paraben juga merupakan bahan kimia dengan harga murah dan terbukti efektif memberi proteksi terhadap mikroorganisme.

Hanya saja, pemakaian bahan kimia ini menimbulkan dampak yang sangat berbahaya. Bahkan, ketika pemakaiannya dilakukan dalam dosis yang kecil sekalipun. Kita bisa mengenali berbagai jenis paraben yang biasa digunakan, seperti metyil, propyl, serta butylparaben. Lalu, gangguan kesehatan apa saja yang bisa diakibatkan dari bahan kimia yang satu ini? Cukup banyak. Menurut penelitian dari Kyoto Prefectural University of Medicine, pemakaian paraben bisa mempercepat penuaan kulit. Sementara itu, menurut Costmeticsinfo.org, pemakaian paraben bisa mengganggu fungsi sistem endokrin tubuh. Tidak ketinggalan, hasil penelitian yang dilakukan juga menemukan bahwa pemakaian produk yang mengandung paraben bisa menurunkan jumlah sperma pada laki-laki.

Fragrance

Fragrance atau parfum yang digunakan pada produk shampo serta perawatan kosmetik hewan memang menimbulkan bau harum ketika dipakai. Namun, jangan salah, parfum yang digunakan pada produk shampo terdiri dari total sebanyak 3.100 bahan kimia. Pemakaian fragrance pada shampo bisa berdampak sangat berbahaya bagi tubuh. Bahan kimia ini bisa menimbulkan keracunan pada liver, kerusakan pada sistem penciuman tubuh, alergi, bahkan kanker.

Apalagi, fragrance kerap dituliskan dengan tanpa merinci komposisinya, karena dianggap sebagai rahasia perusahaan.

Polyethylene Glycol

Terakhir adalah polyethylene glycol (PEG) yang berguna untuk memberi tekstur creamy pada produk shampo. Perlu diwaspadai karena bahan ini memiliki kandungan 1,4-dioxane yang dikenal sebagai bahan karsinogen. Para peneliti dari berbagai negara pun kerap menghubungkan bahan kimia ini dengan penyakit kanker.

You may also like