Struktur rambut

Struktur rambut Berbicara rambut pada hewan kesayangan tentu juga tidak terlepas dari kulit dimana rambut tersebut tumbuh. Rambut akan tumbuh dengan baik pada kulit yang sehat. Menjaga kesehatan kulit secara tidak langsung juga akan menjaga kesehatan rambut secara umum. Penyakit-penyakit yang menyerang kulit pasti akan mempengaruhi pertumbuhan rambut. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut adalah faktor pakan atau nutrisi.

Rambut berbeda dari kuku yang tumbuh secara kontinyu. Hidup dari setiap rambut tidak bergantung pada rambut yang lain : bertumbuh secara berulang-ulang (rontok dan kemudian tumbuh kembali). Peristiwa ini disebut siklus rambut. Siklus ini dibagi menjadi 3 fase : anagen (the growth period), catagen (the transitional period), dan telogen (the resting period).

Rambut hanya diproduksi pada fase anagen. Selama fase ini, terdapat banyak dermal papilla dan matriks rambut membelah secara aktif sehingga rambut memanjang. Selain itu, umbi rambut mencapai sel subdermal. Pada waktu pertumbuhan berhenti sesaat, folikel rambut mengalami fase catagen. Fase ini merupakan fase terpendek dan tercepat. Fase ini dimulai ketika melanosit dalam umbi rambut berhenti memproduksi melanin.

Pembelahan sel matriks rambut menurun dan akhirnya berhenti. Kemudian sel pada sebagian besar folikel rambut dimakan oleh makrofag di sekitarnya. Akar rambut menyusut sampai mencapai otot arrector pili (1/2-1/3 panjang rambut pada fase anagen), dan peristiwa ini menandai awal fase telogen. Pada fase telogen, dermal papilla membentuk bola di dekat pangkal folikel rambut. Pada fase telogen, generasi rambut berikutnya mulai tumbuh dari dasar, dan secara alami mendorong rambut yang lebih tua keluar.

Meskipun hal ini disebut kerontokan rambut, faktanya, 150-200 rambut (rambut telogen) rontok setiap harinya (ambang batas normal) Fase anagen berlangsung selama 1-2 tahun, fase catagen hanya beberapa hari, sedangkan fase telogen 2-3 mingguan.

You may also like